Rabu, Mei 11, 2011

SAAT PERGI, KITA MENGUKIR MIMPI


SAAT PERGI, KITA MENGUKIR MIMPI

tanpa bulan
malap cahaya menikam lagi senja kita yang lalu
dusta kata membakar hingga ke titis hati, dalam dan kejam sekali
berulang malam, aku memegangmu dari kamar hati yang sehabis calar
patah sudah sayap takdir kita ini
malam ini mimpi masih serupa.

ZULKIFLI BIN MOHAMED
Lot 144, Darul Iman
05 Mac 2011.

3 ulasan:

abuyon berkata...

salam cikgu,

Kembali bertamu, setelah
sekian waktu!

Malam yang cerah meski
tanpa bulan adalah
anugerah!

toyolkiut berkata...

mungkin tanpa bulan itu lbh baik..
bintang kan ada..
eh, ye ke?

Mrs. Asida berkata...

Malam itu sunyi klu tiada bulan tiada bintang..

........

:) Salam perkenalan..

HAK CIPTA TERPELIHARA ZULKIFLI BIN MOHAMED

Hak cipta terpelihara ke atas semua karya yang termuat di dalam laman blog ini. Semua hasil karya ditulis dan dihasilkan sendiri oleh penulis laman blog ini, Zulkifli bin Mohamed. Tidak dibenarkan mengeluar, mengambil, menciplak atau mengulang mana-mana karya yang terkandung dalam laman blog ini dalam apa juga bentuk dan cara - sama ada secara elektronik, fotokopi dan sebagainya tanpa mendapat izin bertulis daripada penulis.

PUISI PALING BANYAK BACAANNYA OLEH UMUM