DALAM WAJAH HUJAN (ii)
mari kita mengira butir gerimis
wajahnya kita lihat di balik cermin
aku memegangmu sebagai cebisan
kenangan yang dilarik mimpi malam
sebaris abjad kita cantumkan menjadi
puisi ini - jauh ke dalam
ada aku dan kamu.
ZULKIFLI BIN MOHAMED
Seberang Tayor, Darul Iman
15 Julai 2010.