Jumaat, Jun 26, 2009

BUKAN SATU JALAN


BUKAN SATU JALAN


ke hadapan disuratkan terbaik
terpatah kembali disiratkan kalah.
tangga-tangga keras di kaki
tersilap tafsir luka berdarah.

dalam malu mata melihat
jangan lupa mengutip maruah.
ke perhentian agung
bukan satu jalan, tentu.

ZULKIFLI BIN MOHAMED
Kemaman, Darul Iman
19 Mac 2008.

4 ulasan:

suhaila-ab berkata...

ketika langkah menongkah arus
ikatan janji diikat mati
ratap tangis ketawa senyum
keperhentian agung
semua menuju jalan satu
dan buntu...

dari aku...hehehehehh...
berapa markah aku dapat?

Zura Firdaus B. Japri berkata...

tentu... tentu... ada bnyk jalan, tapi kalau takdirnya kita memilih satu jalan?

Idalara berkata...

aku sendiri yg harus memilih jalanku..
walau berliku kaki pedih berdarah..
aku tetap teruskan..

wahyudi my berkata...

:)

HAK CIPTA TERPELIHARA ZULKIFLI BIN MOHAMED

Hak cipta terpelihara ke atas semua karya yang termuat di dalam laman blog ini. Semua hasil karya ditulis dan dihasilkan sendiri oleh penulis laman blog ini, Zulkifli bin Mohamed. Tidak dibenarkan mengeluar, mengambil, menciplak atau mengulang mana-mana karya yang terkandung dalam laman blog ini dalam apa juga bentuk dan cara - sama ada secara elektronik, fotokopi dan sebagainya tanpa mendapat izin bertulis daripada penulis.

PUISI PALING BANYAK BACAANNYA OLEH UMUM