Isnin, Jun 08, 2009

MARAK MEMBARA


MARAK MEMBARA

seperti api marak menyala
membakar hangat di dasar
kelihatan sukar pandangan kasar.
cuba kupadamkan marak menyala ini
tetap membara merata
menjadi hangat di luar diri
menjadi kasar dilihat pandangan.

ZULKIFLI BIN MOHAMED
Perumahan Lot 144, Darul Iman
30 Mac 2007.

4 ulasan:

Irwan Bajang berkata...

rasa yang kau isyaratkan dalam puisi ini selalu saja tersa hangat, meskipun hatimu membara penuh suka cita maupun duka.
saya selalu betah dan senang berlama2 singgah di blog ini dan membaca puisi2 yang manis
:D

setiakasih berkata...

melewati kota ini..
hangat pasti terasa..
ingin kubawa bersama..
seluruh jiwa dan raga..
ke dalamnya..
:)

Exotica / Aida Kamsuri berkata...

Biar marak, semakin marak.
Biar makin kuat, semakin kuat

Tanpa Nama berkata...

slm ziarah

HAK CIPTA TERPELIHARA ZULKIFLI BIN MOHAMED

Hak cipta terpelihara ke atas semua karya yang termuat di dalam laman blog ini. Semua hasil karya ditulis dan dihasilkan sendiri oleh penulis laman blog ini, Zulkifli bin Mohamed. Tidak dibenarkan mengeluar, mengambil, menciplak atau mengulang mana-mana karya yang terkandung dalam laman blog ini dalam apa juga bentuk dan cara - sama ada secara elektronik, fotokopi dan sebagainya tanpa mendapat izin bertulis daripada penulis.

PUISI PALING BANYAK BACAANNYA OLEH UMUM